Dalam rangka menunjang keberhasilan penyelenggaraan pendidikan, Yayasan berupaya untuk mengembangkan sarana dan prasarana yang memadai. Institut Agama Islam (IAI) Pangeran Diponegoro Nganjuk saat ini memiliki 28 ruang kuliah. Kondisi ini dirasakan belum sebanding dengan jumlah mahasiswa yang ada. Pada saat ini jumlah mahasiswa mencapai 1283 orang, maka ruang kuliah yang harus dimiliki 28 lokal dengan rasio perbandingan 1:20 orang dan untuk mengantisipasi peitambahan jumlah mahasiswa di tahun akademik mendatang.

Pengembangan sarana fisik bangunan di masa ating masih memungkinkan, karena kepemilikan tanah seluas 800 m2 masih memungkinkan dibangunnya sarana fisik yang akan menjadi penunjang utama proses belajar mengajar